Tingkatkan SDM kehumasan, anggota SMRT Ditjen Hubla Ikuti Pelatihan Jurnalistik

  • Whatsapp

Maritim Indonesia – Diketahui fungsi kehumasan, termasuk juga termasuk juga Humas Pemerintah sangat berperan dan memdapat tantangan yang cukup berat dalam mengelolah penyebaran suatu informasi, utamanya di era digital seperti saat ini, dimana arus informasi begitu deras dan cepat terjadi di semua lapisan masyarakat.

Unit Humas selain harus mampu merespons secara cepat dan tepat semua kebutuhan informasi dalam masyarakat, juga dituntut semakin peka dan terampil dalam penyebaran informasi melalui berbagai saluran media. Baik melalui media konvensional, media elektronik  maupun  media sosial lainnya.

Read More

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Badan Organisasi dan Hubungan Masyarakat  kembali menggelar forum SMRT (Social Media Response Team) Session II guna meningkatkan kompetensi para pegawai di bidang kehumasan. Kali ini mengangkat tema “Pelatihan Jurnalistik:  Teknik Penulisan Efektif dan Menarik” yang dilaksanakan secara virtual Rabu, (25/8).

“Pada Forum SMRT Session II ini, tema yang diangkat adalah “Pelatihan Jurnalistik: Teknik Penulisan Efektif dan Menarik”.  Hal ini saya nilai sangat tepat, karena kegiatan kehumasan memang sebagian besar di dominasi oleh aktivitas tulis menulis dibanding kegiatan-kegiatan lainnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo.

Menurut Agus, sudah sewajarnya jika SDM di bidang Kehumasan harus terus memaksimalkan peran dan fungsinya dengan meningkatkan kompetensi di bidang kehumasan, terutama kemampuan di bidang penulisan jurnalistik secara profesional.

“Kemampuan menulis secara profesional sangat penting dikuasai oleh SDM Humas, mengingat sebagian besar kegiatan kehumasan di dominasi oleh kegiatan tulis menulis di bandingkan dengan kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Membuat tulisan secara profesional ini, lanjutnya, akan digunakan untuk mempublikasikan, menginformasikan kebijakan serta mengklarifikasi berita-berita negatif atau berita hoax yang justru bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

“Terkait dengan hal tersebut di atas, maka melalui Pelatihan Jurnalistik tentang teknik penulisan yang efektif dan menarik kali ini, diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan para anggota SMRT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  dalam melaksanakan tugas kehumasan seperti dalam penulisan siaran pers, naskah pidato pimpinan, majalah internal, newsletter, dan advertorial serta narasi pada media sosial lainnya,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan para anggota SMRT akan pentingnya peran Humas khususnya dalam masa pandemi sekarang ini. Humas menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik agar tetap bisa membangun optimisme, meski pada situasi sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini.

“Selama masa pandemi yang sudah memasuki tahun ke-2 ini, kami memiliki tanggung jawab dalam menjamin kelancaran transportasi dan logistik di seluruh wilayah Indonesia. Guna mendukung pelaksanaan tugas ini, Unit Humas harus menjalankan komunikasi yang pro-aktif dan melakukan sinergi dengan semua strakeholder terkait,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, hal terpenting yang perlu dilakukan oleh Humas dan seluruh Tim SMRT dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat dengan bahasa yang sederhana, simpel, dan mudah dimengerti masyarakat.  Sebab narasi yang positif dengan bahasa yang sederhana akan mudah menyebar dan berdampak adanya kepercayaan masyarakat kepada kinerja Ditjen Perhubungan Laut.

“Hal ini sangat berguna dalam menangkal adanya salah persepsi masyarakat yang justru bisa berdampak adanya keresahan di tengah-tengah masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan Tim SMRT khususnya keterampilan dalam menulis sesuai kaidah jurnalistik. Selain itu juga meningkatkan wawasan tentang penggunaan Bahasa, menggali ide berita dan teknik reportase wawancara, penulisan berita, editing atau penyuntingan naskah, serta narasi Video Jurnalistik, serta mengoptimalkan peran SMRT sebagai ujung tombak kegiatan kehumasan di setiap Unit Pelaksana Tugas (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut.

“Saya berharap ilmu yang didapatkan pada hari ini dapat dimanfaatkan dan diterapkan dengan sebaik-baiknya pada pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan kerja masing-masing sehingga tentunya dapat meningkatkan kinerja SMRT dalam mengkomunikasikan kinerja dan kebijakan Ditjen Perhubungan Laut kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan Forum Sosial Media Response Team (SMRT) Session II ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa sebelumnya, yakni Forum Sosial Media Response Team (SMRT) Session 1 yang telah diselenggarakan 28 Juli 2021. Forum SMRT merupakam program kerja rutin tahunan dari Sekretariat Ditjen Hubla melalui Bagian Organisasi dan Humas.  Awalnya direncanakan untuk diselenggarakan setahun sekali. Namun demikian, Pandemi Covid-19 yang masih juga melanda dunia, membuat pihaknya sebagai harus bersifat adaptif, dan menyesuaikan program-program kerja agar tetap dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya meskipun tengah dilanda Pandemi Covid-19. (fakiah)

 

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.