Terima PMN Rp1,28 Triliun, CEO PAL: Wujudkan Whole Local Production, Rancang Kapal Selam Canggih Buatan Lokal

  • Whatsapp

Kapal Selam (Kasel) Nagapasa Class laksanakan undocking pada Selasa, 21 Juli 2020. (istimewa).

Maritim Indonesia – PT PAL Indonesia (Persero) mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,28 triliun. Jumlah PMN sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 84 Tahun 2021 yang baru saja diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Read More

CEO PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, pemberian dana segar akan mendukung perwujudan Whole Local Production. Bahkan, selaras dengan cita-cita Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Di mana, dalam lima tahun mendatang PAL Indonesia bisa memproduksi kapal selam secara 100%, mulai dari desain hingga pengadaan senjatanya merupakan buatan asli Indonesia. PMN pun digunakan untuk pembangunan kapal selam dari lingkup joint section, test and trials (setting to work, hydro test, harbour acceptance test (HAT), sea acceptance test including pre-SAT sampai dengan penyusunan working standard.

“PT PAL Indonesia akan bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan dana PMN dengan mewujudkan cita-cita pembangunan kapal selam,” ujar Kaharuddin melalui keterangan pers yang dikutip hari ini, Kamis (25/8).

Dia mencatat, PAL Indonesia tengah menyiapkan diri guna menjawab kebutuhan Alutsista nasional, khususnya kapal selam dengan melakukan strategi penguasaan teknologi dan pengembangan teknologi kapal selam ke depan, termasuk kapal selam tanpa awak.

Pemerintah mencatatkan PMN yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 itu diamanatkan untuk peningkatan kemampuan produksi, sumber daya manusia (SDM), dan fasilitas pendukung lain.

“Dengan PMN 2021 yang saat ini telah cair akan digunakan untuk peningkatan kemampuan produksi, melalui fasilitas-fasilitas yang akan dilengkapi diantaranya, pembangunan ship lift, glass fiber reinforced plastic (GRP) shop, painting shop, blasting shop, dan lain-lain,” katanya.

Manajemen meyakini, dengan kelengkapan fasilitas melalui PMN, akan meningkatkan kemampuan kinerja perseroan. Khususnya, untuk mengembangkan produksi kapal selam.  Selain itu, perseroan juga meningkatkan peningkatan kualitas SDM seperti pelaksanaan training, sertifikasi, dan fasilitas pelatihan lainnya. (fakiah)

 

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.