SPPI Bersatu Regional 2 Jadikan Momentum Ramadhan Pererat Tali Silaturahmi

  • Whatsapp

Maritim Indonesia – Bulan suci ramadhan adalah waktu untuk saling mempererat tali  silaturahmi. Hal itu dilakukan oleh Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu (SPPI Bersatu), Regional 2 dengan melaksanakan ramah tamah sekaligus berbuka puasa bersama,  di Jakarta pada Kamis (14/4).

Buka puasa bersama tersebut dalam rangka untuk meningkatkan soliditas dan solidaritas perjuangan mengawal kesejahteraan Pekerja pasca Merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

“Kegiatan yang baik di bulan suci Ramadhan ini menjadi momentum untuk menggugah semangat solidaritas, kekompakan sehingga tercipta kebersamaan yang semakin baik dalam menjalankan program-program SPPI Bersatu pascamerger dengan tujuan perusahaan maju pekerja sejahtera,” ungkap Ketua Umum SPPI Bersatu Dodi Nurdiana seusai buka puasa bersama seluruh Ketua SPPI Regional II di halaman Sekretariat SPPI.

Ketua Umum SPPI Bersatu itu juga menekankan bahwa paska merger Pelindo, perubahan sangat cepat terjadi, sudah menjadi tanggung jawab moril dan panggilan tugas kita semua agar Berita Acara Kesepakatan Merger di Bali dapat di implementasikan dengan sebaik-baiknya dan se adil-adilnya.

” Terutama terkait tidak adanya pengurangan kesejahteraan pekerja,” jelas Dodi.

Lebih lanjut, Dodi menyampaikan, acara buka puasa ini dibuat dengan menunjukkan kemandirian organisasi, di tempat sederhana di Rumah Perjuangan SPPI Bersatu di Tanjung Priok.

“Diharapkan dengan acara ini dapat  menjadi acuan kepada pekerja untuk membangun kemandirian SPPI Bersatu sehingga dapat lebih full power memperjuangkan nasip pekerja di Pelindo Raya,” tandas Dodi.

Buka Puasa Bersama tersebut di inisiasi oleh DPC – DPC SPPI Bersatu di Regional 2 dan dihadiri oleh Ketua Umum dan Sekjen SPPI Bersatu.

Dalam sambutannya Sekjen SPPI Bersatu, Kamal Akhyar membakar semangat para pekerja dan Ketua DPC yang hadir untuk bersiap sedia setiap saat ketika organisasi memanggil untuk berjuang.

“Kita bukan oposisi dari manajemen tapi kita juga bukan paduan suara yang hanya bisa satu lagu “setuju”. Mari sama-sama kita mengkritisi manajemen demi kemajuan perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan pekerja” pungkas Kamal.

(Gizka)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.