Situasi Pandemi Covid-19, OP Tanjung Priok Peduli Forwami

  • Whatsapp

Ket.gbr: Pertemuan silaturahmi Forwami dan Kepala OP Tanjung Priok

Jakarta, Maritim Indonesia – Wabah pandemi virus Corona (Covid-19) telah mengguncang tatanan kehidupan, terutama masyarakat berpenghasilan tidak tetap dan kurang mampu secara ekonomi. Bahkan kini semua profesi dan berbagai aspek pun terdampak, tak terkecuali Wartawan.

Read More

Untuk meringankan beban menghadapi dampak Covid-19 terutama di bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok menggelar pertemuan dengan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) guna mempererat tali silaturahmi.

“Kami saat ini juga cukup prihatin dengan adanya wabah Covid-19, dan tentunya kami mengerti bahwa para wartawan pun juga pasti akan terdampak dalam situasi pandemi Covid-19 ini, semoga musibah ini dapat segera berakhir,” kata Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jakarta, Jece Julita Piris.

Silaturahmi antara pihak Kantor OP Utama Tanjung Priok dengan para wartawan pelabuhan atau yang tergabung dalam Forwami bertempat di ruang rapat Sinergy Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jakarta, Senin (27/4).

Kepala OP Utama Tanjung Priok, Jece Julita Peres
Kepala OP Utama Tanjung Priok, Jece Julita Peres

“Kami berharap sinergi dan kerjasama yang sudah terbangun baik, dengan para wartawan bisa lebih ditingkatkan lagi,” kata Jece Julita Piris yang didampingi Kabag Tata Usaha Inayatur Robbany, dan Kasubag Hukum & Humas Gita Andreswari.

Ditambahkan Jece, bahwa dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 ini, seluruh instansi dalam lingkup pelabuhan telah bersinergi dengan baik.

“Kita telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh instansi yang ada di pelabuhan Tanjung Priok ini, tentang antisipasi Covid-19, tentang bagaimana menjalankan kegiatan sesuai dengan protokoler Covid-19,” jelasnya.

Mantan Kepala OP Belawan ini juga menegaskan, bahwa tugas OP adalah bagaimana menjaga dan mengawasi kelancaran bongkar muat barang, penumpang atau angkutan hewan di Pelabuhan. Terkait keselamatan penumpang yang masih di atas kapal atau diluar pelabuhan, itu bukan wewenang Otoritas Pelabuhan.

“Demikian juga hal-hal yang terkait dengan kewenangan protokoler dalam pelabuhan tentang pandemi Covid-19 saat ini, itu adalah tugas dan kewenangan KKP, kami hanya mengusahakan bahwa logistik di pelabuhan ini harus lancar, karena pelabuhan Tanjung Priok ini merupakan barometer perekonomian dan logistik di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, mewakili semua anggota, Ketua Forwami, Ire DJafar mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian dari Kepala OP Priok terhadap para wartawan yang setiap hari meliput berita di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Saya atas nama Forwami, dan mewakili teman-teman, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak OP Tanjung Priok. Kami berharap ke depannya, antara Forwami dan OP bisa lebih meningkatkan sinergi dalam menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan Pelabuhan Tanjung Priok,” ucap Ire Djafar.(Red)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.