Potensi Menjanjikan, MV Cilegon Milik Meratus Sandar Perdana di Terminal Teluk Lamong

banner 468x60

Maritim Indonesia – Terminal Teluk Lamong (TTL) anak usaha dari Sub Holding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyambut kedatangan kapal baru MV Cilegon milik perusahaan pelayaran Meratus. Kapal yang membawa 220 box reefer kontainer tersebut berangkat dari China Taicang dengan rute direct ke Surabaya dan sandar perdana di TTL.

Prosesi penyambutan MV Cilegon dihadiri oleh Arief Suhartono, Direktur Utama Pelindo, Farid Belbouab, CEO Meratus, jajaran Direksi PT Pelindo Terminal Petikemas, jajaran direksi PT Terminal Teluk Lamong, jajaran komisaris dan direksi Meratus.

Read More
banner 300x250

Farid Belbouab CEO Meratus menyatakan Investasi aset strategis ini menunjukkan lompatan kedepan yang signifikan dalam komitmen meratus terhadap kemampuan cold chain.

”Kapal baru, penambahan armada reefer kontainer, serta memperkenalkan MFresh yang menekankan dedikasi kami dalam menyediakan solusi mutakhir dan memberikan bukti pengalaman kami selama ini yang nantinya akan diimplementasikan  di sektor cold chain. Meratus memiliki posisi strategis untuk pertumbuhan dinamis dalam logistik cold chain, dan kami sangat antusias dengan peningkatan layanan yang kini dapat kami tawarkan kepada pelanggan”, ujar Farid.

Dalam sambutannya, Rima Novianti Direktur Strategi dan Komersial PT Pelindo Terminal Petikemas menyampaikan dukungan untuk Meratus terhadap pengembangan bisnis rantai dinginnya. Saat ini MV Cilegon akan melayani wilayah Kalimantan, sementara permintaan pasar akan kebutuhan pangan yang segar terus meningkat.

“Kita tahu potensi-potensi di wilayah timur cukup banyak terutama komoditi ikan dan hasil bumi lautnya. Sebagai wilayah yang potensial, Pelindo bersama-sama dengan pemerintah terus mengembangkan wilayah timur Indonesia”, ujar Rima.

MV Cilegon hadir dilengkapi dengan inovasi terkini yang dirancang khusus untuk mengefisienkan waktu bongkar muat selama singgah di pelabuhan, sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu tunggu di pelabuhan. Selain itu, tingkat pemanfaatan reefer di industri saat ini mencapai 1,4x pada tahun 2023 menunjukkan bisnis rantai dingin yang berkembang pesat.

David P. Sirait, Direktur Utama TTL mengucapkan selamat dan sukses atas investasi yang telah dicapai Meratus. TTL sebagai mitra bisnis Shipping Company, siap berkolaborasi mendukung potensi pengembangan service Meratus ini dengan terus memberikan pelayanan yang excellent.

”Melalui ketersediaan peralatan modern, kami terus berupaya meningkatkan kecepatan layanan dengan optimalisaasi proses bongkar muat. Adanya kolaborasi yang baik ini diharapkan mampu menggerakkan dan mendorong perekonomian Indonesia ”, tutup David. (ire djafar)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *