Antisipasi Banjir, Kapolsubsektor JICT Polres Pelabuhan Tanjung Priok Himbau Warga Sadar Lingkungan

  • Whatsapp

Jakarta, Maritim Indonesia — Kapolsubsektor JICT Polres Pelabuhan Tanjung Priok ikut berpartisipasi dalam upaya mengantisipasi banjir, dengan melaksanakan kegiatan membersihkan sampah di area Station Pompa Air Koja JICT.

Partisipasi Polri dalam menjaga kebersihan kawasan sekitar PT JICT Pelabuhan Tanjung Priok pasca banjir ikut membangun kebersamaan dan kesadaran masyarakat membersihkan Station Pompa Air Koja Kawasan JICT Pelabuhan Tanjung Priok dengan cara mengangkat dan mengambil sampah-sampah yang menyumbat aliran air yang melalui station pompa sehingga air dari sungai yang akan ke laut menjadi tersumbat.

Kegiatan pembersihan sampah turut langsung dipimpin oleh Kapolsubsektor JICT Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu Suharno, S.H., pada hari ini, Kamis (02/01) yang berinisiatif bersama Personel JICT yang turut membantu membersihkan sampah tersebut, sehingga air yang akan mengalir ke laut menjadi lancar dan tidak mengakibatkan banjir.

Selanjutnya, Kapolsubsektor juga melakukan kunjungan ke Station Pompa Koja Kawasan JICT Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam kunjungannya, Kapolsubsektor Kawasan JICT menyampaikan himbauan terhadap petugas Dinas Tata Air yang masih di bawah Instansi PU dari Pemprov DKI Jakarta, Suraedi selaku koordinator station pompa Koja yang berada di areal JICT.

Dalam kunjungannya, Iptu Suharno, juga menyampaikan bahwa petugas jaga station pompa koja, yang tadinya personilnya hanya 3 (tiga) orang, akan ditambah menjadi 9 (sembilan) orang.

“Rencananya akan di buat 3 (tiga) shift, dan setiap shift akan ditugaskan masing-masing 3 (orang) orang,” ujar Iptu Suharno.

Lebih lanjut, Suraedi, menyampaikan selama ini tidak ada kendala, hanya menyayangkan warga Koja yang masih membuang sampah material ke kali sehingga menyulitkan penyedotan air kali untuk dibuang ke saluran yang mengalir ke laut manakala air laut sedang pasang.

“Alhamdulilah selama tahun baru, curah hujan yang cukup tinggi, untuk station pompa Koja tidak mengalami debit air yang cukup tinggi mengingat air laut tidak pasang terlalu tinggi sehingga pintu air masih berjalan normal,” tuturnya.

Terakhir, Kapolsubsektor mengucapkan terimakasih atas informasi dan kerjasamanya, namun demikian harus tetap diantisipasi dengan segera mengevakuasi apabila ada sampah-sampah material yang bisa mengakibatkan tersumbatnya pintu air dan berdampak air meluap di lingkungan Koja sehingga mengundang kerawanan bencana banjir dan gangguan kamtibmas lainnya, mengingat pada tahun yang lalu station pompa air ini pernah digeruduk oleh warga Koja karena dampak banjir yang diakibatkan tersumbatnya pintu air.

“Untuk itu perlu adanya kesiapan personil dan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polsub sektor JICT yang berdekatan dengan pintu air dan stakeholder lainnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Iptu Suharno.

(Ire Djafar)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.