Pasca Teken MoU di Busan Korsel, KMOU Berkunjung ke Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

banner 468x60

Maritim Indonesia — Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya) menerima kunjungan Kapten dan Crew kapal T/S HANBADA serta Kadek atau Taruna dan Taruni Korea Maritime and Ocean University (KMOU), di kampus Aman Jaya Jakarta, Kamis (30/5).

“Hari ini kita menerima tamu dari Korea Selatan yaitu kapten dan crew Kapal T/S Hanbada serta kadet dari KMOU. Kunjungan ini menindak lanjuti penandatanganan kerja sama yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 di Busan, dan juga bertujuan untuk mengakrabkan dan mendekatkan para kadet atau taruna dan taruni agar mereka bisa berinteraksi dan saling mengenalkan budaya masing-masing,” kata Direktur Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Samiyono, SE,M.Si.,M.Tr.Opsla.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa penandatangan kerja sama atau MoU antara Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya) dan Korea Maritime and Ocean University (KMOU) yang ditanda tangani oleh Direktur Aman Jaya, Samiyono, SE,M.Si.,M.Tr.Opsla.dan President KMOU, Prof. Dr. RYOO, Dong-Keun telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2024 di Busan Korea Selatan.

“Yang akan dikerjasamakan nanti adalah pertukaran pelajar antara kedua belah pihak, pertukaran instruktur, pengembangan riset, pengembangan hubungan antar perguruan tinggi terutama di bidang maritim dan pendidikan kemaritiman, termasuk hal-hal yang mungkin dibutuhkan oleh Aman Jaya akan disupport oleh KMOU, bisa juga nanti pada saat taruna taruni kita sudah lulus bisa bekerja disana atau di kapal-kapal Korea,” jelas Samiyono.

Kapal T/S Hanbada yang membawa sekitar 70 Kadek atau Taruna dan Taruni KMOU sandar di Dermaga Ex Presiden pada hari Selasa (28/5).
Kapal T/S Hanbada yang membawa sekitar 70 Kadek atau Taruna dan Taruni KMOU sandar di Dermaga Ex Presiden pada hari Selasa (28/5).

Dikatakan juga, dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dunia kemaritiman Indonesia kedepan semakin baik, khususnya didunia pendidikan. Di Indonesia ini belum ada Universitas Maritim. Walaupun pada masing-masing kampus yang ada di Indonesia ini punya jurusan Kelautan, tapi perguruan tinggi yang benar-benar khusus maritim itu belum ada. Semoga nanti bisa terbentuk Universitas Maritim di Indonesia.

“Supaya maritim kita makin kuat, mengingat 75 persen wilayah Indonesia ini terdiri dari lautan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapten Kapal T/S HANBADA Yun-Sok Lee, sangat mengapresiasi adanya kerja sama antara Aman Jaya dan KMOU, dan sangat senang bisa berkesempatan berkunjung ke Indonesia, termasuk ke kampus Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, yang mana kunjungan tersebut diharapkan akan semakin memperkuat hubungan kerjasama dan Kemaritiman Indonesia.

“Ini akan menjadi Kekuatan Maritim untuk semakin memperluas dunia Kemaritiman, kami Universitas Kemaritiman atau Korea Maritime and Ocean University dan kapal pelatihan Hanbada akan berperan penting dalam menjamin kesinambungan pengembangan institusi pendidikan universitas maritim dan angkatan laut,untuk perkembangan maritim yang berkelanjutan,” kata Yun-Sok Lee.

Sebagai informasi, kapal T/S Hanbada yang membawa sekitar 70 Kadek atau Taruna dan Taruni KMOU tiba di Indonesia dan sandar di Dermaga Ex Presiden pada hari Selasa (28/5). Sebelum ke Indonesia, Kapal T/S HANBADA berangkat dari Vietnam dan selanjutnya akan bertolak ke Philipina pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2024. (ire djafar)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *