Menhub : IPC Fokus Selesaikan NPCT, Pelabuhan Tanjung Priok dan Patimban Akan Saling Melengkapi

  • Whatsapp

Foto proyek pembangunan Pelabuhan Patimban (diambil dari udara), yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). (ANT Foto).

Maritim Indonesa — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan melakukan pelarangan terhadap PT Pelabuhan Indonesia ll (Persero) atau IPC untuk turut serta dalam lelang operator Pelabuhan Patimban. Terkait hal tersebut Kemenhub saat dikonfirmasi tak menampik. Alasannya, IPC diminta focus untuk menyelesaikan proyek Pelabuhan Kalibaru atau New Port Container Terminal (NPCT).

Read More

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat dikonfirmasi terkait adanya pelarangan tersebut, menyebut bahwa IPC masih terbebani proyek NPCT yang masih digarap yang rencananya baru beroperasi pada 2023. IPC pun diminta fokus menyelesaikan proyek tersebut.

“Kami harapkan ada kompetisi, kedua kami juga memberikan kesempatan Pelindo 3 untuk ikut di sana [dalam konsorsium CTCorp, satu-satunya yang lolos prakualifikasi lelang]. Pelindo II kalau mau masuk boleh, tapi dia ada tanggung jawab untuk meneruskan itu yang proyeknya tanggung [NPCT],” ujar Menhub, Senin (30/11).

Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Patimban dan Pelabuhan Tanjung Priok akan saling melengkapi. BUMN pun terangnya, tetap diberi kesempatan turut mengelola Patimban, tetapi yang diberi kesempatan Pelindo III bukan IPC.

“Jadi kami berikan kesempatan itu, Pelindo III ikut di Patimban cukup memberikan suatu situasi yang cukup kompetitiflah di antara mereka,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah tetap mengejar soft launching pelabuhan Patimban pada akhir tahun ini untuk terminal ekspor mobil atau completely built unit (CBU). Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat berada di antara Jakarta – Cirebon dan dapat ditempuh melalui jalan tol, jalur Pantura, dan jalur kereta api.

“Secara lokasi, Patimban menjadi lokasi strategis. Kami juga punya Pelabuhan Tanjung Priok. Pelabuhan Tanjung Priok ini akan dikembangkan dan diharapkan dapat saling mengisi dengan Pelabuhan Patimban,” jelas Menhub.

Menhub mengungkapkan, keberadaan Pelabuhan Patimban juga dapat membuka sekitar 200.000 lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar pelabuhan. Saat ini, Konsorsium CTCorp Infrastruktur Indonesia menjadi satu-satunya entitas yang lolos tahap prakualifikasi lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat. Perusahaan yang lolos Konsorsium Patimban yang terdiri dari PT CTCorp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya. (Gizka)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.