Masa Pandemi Covid-19, Angkutan Laut Logistik Tetap Mampu Penuhi Kebutuhan Masyarakat

  • Whatsapp

Jakarta, Maritim Indonesia — Pada masa pandemi Covid-19, angkutan logistik menjadi penyelamat baik dari segi ekonomi maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meminta angkutan logistik selama masa covid tetap lancar tanpa kendala.

Untuk meyakinkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melakukan peninjauan angkutan logistik melalui laut atau pelabuhan. Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan, Cris Kuntadi melaksanakan peninjauan tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok yang membawa keperluan masyarakat baik barang domestik maupun internasional secara aman dan selamat.

Read More

Diketahui laju logistik kapal di Pelabuhan Tanjung Priok selama pandemi secara umum cenderung baik bahkan sempat mengalami kenaikan pengiriman peti kemas sebesar 170.000 TEUs pada April 2020.

Data sampai 15 Mei 2020 menunjukan aktivitas logistik angkutan laut setelah penerapan Surat Edaran No. 08 Tahun 2020 untuk jumlah kapal bongkar muat yang masuk ke pelabuhan adalah sebanyak 1.313 kapal sementara jumlah bongkar muat sebanyak 2.865.313 ton.

Dijelaskan juga, jelang lebaran peti kemas mengalamai mengalami penurunan 9-10% untuk laju logistik domestik sementara untuk internasional turun 5%. Hal ini dikarenakan terjadi penurunan demand dan aktivitas produksi pabrik-pabrik namun penurunan ini cenderung normal dan terjadi setiap tahunnya.

“Diharapkan bulan Juni sudah kembali normal ya”, ujarnya saat ditemui di lokasi peninjauan, Sabtu (16/5).

Turut hadir bersama dalam peninjauan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II, Arif Suhartono dan Direktur Lalu Lintas Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko.(idj/idj)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.