Lengkap Vaksin Kedua atau Booster, Penumpang kapal Pelni Bebas Syarat Antigen dan PCR

  • Whatsapp

Ket.gbr: KM Kelud, salah satu kapal penumpang PT Pelni, saat menghadiri Last and First Call 2021-2022 di Pelabuhan Tanjung Priok/(Foto/MI).

Maritim Indonesia – Setelah mendapatkan vaksin kedua atau booster, penumpang kapal Pelni dinyatakan bebas persyaratan dari antigen atau PCR sebagai hal  yang harus dilengkapi dan ditunjukkan pada petugas saat melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal Pelni.

Read More

Kebijakan ini sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19 dan SE Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam aturan tersebut, calon penumpang kapal Pelni tidak perlu menunjukkan syarat perjalanan berupa hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, kelonggaran syarat perjalanan ini dengan batasan tertentu.

“Jika penumpang ingin melakukan perjalanan tanpa tes antigen atau PCR, pastikan segera melakukan vaksin. Selama perjalanan di atas kapal, protokol kesehatan akan tetap kami jalankan,” tegasnya, baru-baru ini.

Dikatakan juga, untuk calon penumpang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan calon penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, masih diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku dalam kurun waktu 3 x 24 jam sejak sampel diambil atau rapid test antigen berlaku maksimal 1 x 24 jam sejak sampel diambil sebagai persyaratan perjalanan.

“Calon penumpang juga diwajibkan untuk menyertakan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya juga, calon penumpang kapal Pelni yang berusia di bawah enam tahun saat ini diperkenankan melakukan perjalanan dengan pendamping dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kami mengajak kerja sama seluruh calon penumpang kapal Pelni untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, menggunakan masker yang baik dan benar selama pelayaran berlangsung, menjaga jarak, serta mengurangi aktifitas berbicara melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan,” ungkapnya.

Diketahui sepanjang Februari 2022 kapal penumpang Pelni telah mengangkut sebanyak 382.414 pelanggan atau meningkat sebesar 27.7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 sebesar 299.453 pelanggan.

Sementara untuk kapal perintis, hingga Februari 2022 telah mengangkut sebanyak 92.651 pelanggan atau naik sebesar 24.8% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 sebesar 74.218 pelanggan. (red)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.