Kejari Jakarta Utara Mediasi dan Pulihkan Aset BUMN Atas Penguasaan Pihak Ketiga

  • Whatsapp
banner 468x60

Maritim Indonesia — Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara yang dinakhodai I Made Sudarmawan, S.H., M.H., melalui Kasie Datun Dody Witjaksono, S.H., M.H., diwakili Mirna Eka Mariska S.H., dan jajarannya berhasil memulihkan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan milik negara atas penguasaan Pihak Ketiga.

Hal ini, sejalan dengan motto Hari Bhakti Adhyaksa ke 60, “Terus Bergerak dan Berkarya” yang dibuktikan dengan dilaksanakan penandatanganan Berita Acara atas Penyerahan Kembali aset berupa Lahan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok / IPC dari Pengguna lahan, di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara oleh Kepala Kantor Kejari Jakarta Utara I Made Sudarmawan, S.H., M.H.,dengan General Manager (GM) IPC Cabang Tanjung Priok, hari ini Rabu (22/7).

Adapun aset yang dipulihkan kali ini berupa lahan seluas 6.447,98 M2 yang tidak bisa dimanfaatkan secara optimal karena penyewa lahan belum menyerahkan lahan walaupun kontrak sewa telah berakhir sejak 2015.

“Bertepatan hari ini Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia ke-60, kita harus terus bergerak dan berkarya dengan berusaha membantu BUMN dan BUMD sebagai aset pemerintah,” ujar Kepala Kantor Kejari Jakarta Utara I Made Sudarmawan, S.H., M.H., dalam sambutannya.

Dikatakan juga, melalui fungsinya, Datun telah berhasil memulihkan kekayaan negara dalam hal ini aset PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok berupa lahan seluas 6.447,98 M2.

“Saya mengucapkan selamat kepada manajemen Pelindo II Cabang Tanjung Priok, semoga dengan kembalinya aset ini dapat bermanfaat dan kedepannya bagi cabang – cabang maupun anak perusahaan Pelindo II, kita akan tetap berusaha untuk memantau dan menginventarisasi serta mengembalikan aset-aset yang selama ini tidak bisa dikelola oleh Pelindo II,” tegasnya.

Sementara itu, GM IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Guna Mulyana pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kajari Jakarta Utara beserta jajarannya atas upaya mediasi tersebut, yang berhasil mengembalikan aset negara.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, usaha mediasi yang dilakukan Kejari ini dapat memulihkan aset-aset Pelindo II, yang juga merupakan aset negara, dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk negara,” tuturnya.

Ditambahkan Guna Mulyana, dengan demikian PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok dapat menggunakan dan memanfaatkan kembali asetnya, yang berupa tanah seluas 6.447,98 m2 yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok, dalam rangka mendukung kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Nilai aset kekayaan perusahaan negara yang dapat dipulihkan dan dikembalikan itu, ditaksir kurang lebih sebesar Rp111 miliar berdasarkan hitungan Nilai Jual Obyek Pajak ( NJOP), ini merupakan aset BUMN yang harus dioptimalkan dan dikembalikan kepada negara, untuk itu kami ucapkan terimakasih atas perhatian dari Kajari Jakarta Utara dengan jajarannya, Insya Allah kedepan kita dapat memperkuat kerja sama ini,” pungkas Guna Mulyana. (idj)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *