Kadispotmar Koarmada l Tutup Pelatihan Bela Negara Siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta

  • Whatsapp

Jakarta, Maritim Indonesia – Keberadaan Indonesia pada posisi dunia memainkan peranan yang sangat penting.

Hal ini menjadikan Indonesia memiliki nilai strategis sebagai kawasan negara sehingga membutuhkan para remaja, sebagai generasi muda penerus bangsa,  yang berdedikasi dalam mengurus negara di masa depan.

Read More

Demikian dikatakan Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi, S,E., M.M., dalam sambutannya yang diwakili dan dibacakan oleh Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Koarmada I Kolonel Laut (KH) Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr(Hanla), saat menutup kegiatan Pelatihan Bela Negara bagi Siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta, di KRI Semarang-594 yang sandar di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/10/2019).

“Dalam pelatihan selama kurang lebih tiga hari, mereka diberikan pengetahuan tentang bagaimana cara menjadi remaja yang mandiri dalam rangka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujar Kolonel Riduan.

Menurutnya, mereka merupakan salah satu urat nadi jalannya negara guna kepentingan nasional.

Sehingga mereka harus memahami, bahwa kewajibannya sebagai remaja harus mampu menjalin kerjasama yang baik dengan rekannya, orang tua, guru, dan yang lebih dituakan, dan harus menghormatinya dengan akhlaq yang mulia.

Dikatakan juga, di masa mendatang generasi muda memiliki tantangan tugas semakin berat dan kompleks dalam menjaga nilai-nilai luhur dan budaya bangsa Indonesia yang berketuhanan dan berbudi pekerti luhur.

Hal ini memerlukan jati diri seorang remaja yang mampu membela negara dan berdedikasi sehingga dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagai generasi penerus sesuai yang tertuang dalam nilai-nilai Pancasila.

“Kami berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menanamkan tekad, semangat dan motivasi yang tinggi untuk selalu belajar, berlatih dan menempa diri agar menjadi remaja generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Serta mampu mengikuti seluruh proses dinamika pembelajaran setelah kembali ke sekolah nanti, dan bisa memanfaatkan waktu luang di sekolah untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan karakter yang dimiliki yang telah di pelajari di pelatihan bela negara ini.

Agar kelak jika menjadi para pemimpin bangsa akan menjadi pemimpin yang mumpuni yang mampu membela negara di segala tantangan yang dihadapi,” tegas Kolonel Riduan.

Lebih jauh dijelaskan, kegiatan Pelatihan Bela Negara Siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 (enam belas) sampai 18 (delapan belas) Oktober 2019 diikuti 82 (delapan puluh dua) orang peserta dan 13 (tiga belas) orang pembina dengan sasaran latihan yaitu terwujudnya siswa yang memilki semangat jiwa korsa, disiplin, kerjasama, mampu berorganisasi, cinta tanah air, semangat bela negara.

“Selama pelatihan, para peserta dibekali materi tentang kepemimpinan lapangan, wawasan nusantara, bela negara, kebaharian, outbound, motivasi serta pemanfaatan otak kanan dan otak kiri,” pungkasnya. Ire Djafar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.