Ini Model Bisnis yang Harus Dilakukan Forwarder dan Pengusaha Logistik Selama dan Pasca Pandemi

  • Whatsapp

Maritim Indonesia — Dalam upaya menjaga kelangsungan dan meningkatkan pertumbuhan bisnis dan usaha, para pelaku bisnis logistik dan ekspedisi di Indonesia, khususnya anggota Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI / ILFA), diharapkan melakukan inovasi dan reformasi bisnis di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua umum ALFI/ILFA, Yukki Nugrahawan Hanafi, saat membuka Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal virtual melalui zoom, DPP dan DPW ALFI/ILFA seluruh Indonesia, Kamis (11/6).

Read More

Pertemuan virtual yang dibuka secara resmi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dihadiri 33 DPW dan beberapa anggota terpilih, dengan tetap mengikuti protokol Covid-19.

Yukki menyarankan dua model bisnis baru dalam logistik dalam menjalankan usaha selama wabah virus Corona. Dua model tersebut meliputi digitalisasi bisnis dan reformasi bisnis dalam segala aspek bisnis.

“Kita harus menciptakan hal-hal baru dalam berbisnis, termasuk visi baru, strategi baru, branding baru, penataan organisasi baru, model arus kas baru, dan lain-lain,” kata Yukki dalam pidato pembukaannya.

Dia menyarankan, untuk merealisasikan visi dan strategi baru tersebut, harus ada penerapan digitalisasi dalam segala aspek usaha logistik dan reformasi bisnis yang juga harus dilakukan secara keseluruhan dari aspek bisnis.

“Kita harus mereformasi sumber daya manusia, manajemen arus kas, pemberian layanan, dll,” ujarnya.

Yukki menyatakan bahwa pandemi telah membuat bisnis logistik di masa akan datang lebih menantang.

“Konektivitas ASEAN dan kebijakan pemerintah baru dalam menanggapi pandemi ini adalah salah satu tantangan kita, secara intensif melakukan komunikasi dengan pemerintah. Kami juga telah meminta insentif untuk sektor ini,” kata Yukki.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal ALFI / ILFA Akbar Johan mengingatkan semua anggota untuk melakukan transformasi bisnis, baik selama dan setelah (pasca) pandemi.

“Ini termasuk transformasi dalam manajemen arus kas kami,” kata Akbar Johan.

Rapat Koordinasi tersebut, dirangkaikan dengan Halal Bihalal, dengan mendaulat Ustad Haji Das’ad Latif sebagai pembawa Tausiyah.

Para ketua dan anggota DPW sangat menghargai dan menanggapi positif pertemuan virtual ini, dan berharap pertemuan ini akan menjadi momen untuk berbagi informasi, terutama informasi yang berkaitan dengan bisnis logistik di masa pandemi dan di masa New Normal.

(Ire Djafar)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.