Hubla Kampanyekan Kemudahan Crew Change, KPI Pertanyakan 3 Persoalan Krusial Pelaut

  • Whatsapp

Foto : Mathias Tambing, President DPP KPI

Maritim Indonesia – Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) menilai, Pemerintah RI melalui Ditjen Hubla Kemenhub semestinya fokus menyosialisasikan atau mengkampanyekan regulasi yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan para Pelaut nasional.

Read More

President DPP KPI, Mathias Tambing mengatakan, kebijakan yang dimaksud antara lain :

Pertama, soal cabotage atau batas maksimum jumlah Pelaut asing di kapal luar negeri yang kepemilikannya oleh orang Indonesia.

“Aturan soal cabotage Pelaut itu selama ini tidak dijalankan,” ujar Mathias, pada Kamis (9/7).

Kedua, perlu secara konsisten kampanye menolak penggunaan bendera kemudahan kapal atau flag of convinience (FOC) yang sejak lama telah digaungkan oleh dunia kemaritiman internasional.

“Pasalnya Pelaut yang bekerja di kapal-kapal FOC itu tidak berstandar bahkan mereka diberi upah sangat rendah dan semaunya,” paparnya.

Ketiga, Pemerintah RI melalui instansi tehnis terkait harus menertibkan praktik percaloan rekrutmen Pelaut tanpa standar kompetensi yang jelas sehingga Pelaut diberikan gaji rendah.

“Praktik percaloan rekrutmen Pelaut semacam ini juga mengancam keberadaan Pelaut yang sudah bekerja di kapal lantaran sewaktu-waktu bisa diturunkan dari kapal meskipun kontrak kerja laut (PKL) nya belum berakhir dan diganti dengan Pelaut lain dengan iming-iming imbalan tertentu,” papar Mathias.

Oleh karena itu, KPI juga mempertanyakan kampanye kemudahan pergantian awak kapal (crew change) yang dicanangkan Ditjen Hubla Kemenhub.

“Kampanye crew change itu konkretnya seperti apa. Bukankah crew change merupakan ranahnya perusahaan pelayaran dan agentnya,” tanya Mathias sambil menyatakan bahwa saat ini stok Pelaut Indonesia jumlahnya sangat banyak yang tidak terserap akibat tidak seimbangnya supply and demand.

Sebelumnya, pada Rabu (8/7), Direktorat Jenderal Perhubungan laut Kemenhub mengkampanyekan bentuk dukungan terhadap kemudahan pergantian awak kapal (crew change) yang merupakan tujuan dari Kampanye Global Calling All Ships In Ports Worldwide: Sound Your Horns.

Kampanye ini merupakan aksi pendahuluan terhadap upaya untuk mewujudkan kemudahan pergantian awak kapal/crew change yang menjadi krisis global akibat Pandemi Covid-19.

Kampanye itu juga sebagai apresiasi terhadap Awak Kapal atau Pelaut yang harus diposisikan sebagai Keyworkers atau pekerja kunci, khususnya di masa Pandemi Covid-19, mengingat di masa sulit ini dapat memastikan rantai pasokan global terus berjalan demi perekonomian nasional.(idj)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.