Gandeng Manajemen, Serikat Pekerja TPK Koja Rayakan Mayday dengan Berbagi Paket Lebaran

  • Whatsapp

Momentum peringatan hari buruh internasional (Mayday) di lingkungan Terminal Peti Kemas Koja (TPK Koja) dirayakan dengan berbagi kebahagiaan berupa 1068 paket sembako kepada para pekerja non organik di lingkungan perusahaan.

Ketua Umum Serikat Pekerja TPK Koja Farudi mengatakan kegiatan tersebut sebagai cara menyiasati tetap merayakan Mayday di tengah situasi pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih berlangsung.

Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk sebagai bagian dari empati serikat pekerja TPK Koja kepada para TNO dalam rangka menyambut lebaran Idul Fitri.

“Bagi kami, Mayday tetap harus dirayakan dalam situasi apapun, meskipun tentunya menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi,” katanya.

Karena itu, pemberian paket lebaran dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi Pandemi Covid 19. Kegiatan diawali dalam bentuk pertemuan antara pengurus Serikat Pekerja TPK Koja dengan 15 penyedia tenaga kerja (vendor) sebagai pengelola pekerja TNO maupun TKBM di lingkungan TPK Koja.

Adapun jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 1068 untuk pekerja TNO dan TKBM serta 132 paket sembako kepada petugas parkir, penjaga kantin, petugas pengumpul sampah, marbot masjid At-Tauhid dan pekerja informal lainnya di lingkungan TPK Koja.

“Kami berharap dengan kegiatan ini akan terjalin kebersamaan dari seluruh pekerja yang ada di lingkungan TPK Koja sehingga memiliki semangat yang sama dalam memajukan perusahaan,” imbuh Farudi.

Sementara itu, dalam rangka memperingati Mayday, manajemen TPK Koja yang diwakili DGM SDM dan Adm, Yana Pratapa, juga menggelar kampanye Penuansaan Budaya Perusahaan/Core Value AKHLAK sejalan dengan semangat Mayday.

Musker

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Serikat Pekerja TPK Koja juga menjelaskan mengenai hasil-hasil Musyawarah Kerja SP TPK Koja yang berlangsung di Anyer Banten, selama tiga hari dari tanggal 5 sampai 7 April 2021.

“Ada 27 poin rekomendasi yang sudah disampaikan panitia Musker kepada kami yang nanti ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagian dari rekomendasi tersebut sudah ditindaklanjuti pengurus dengan mendistribusikan pembahasan kepada masing-masing departemen di SP TPK Koja. Misalnya saja mekanisme fasilitas untuk karyawan TPK Koja nanti akan dimasukan dalam PKB. Begitu juga dana olah raga yang akan diatur dalam PKB.

Menyangkut isu merger, Serikat Pekerja sepakat untuk memprioritaskan job security bagi para pekerja TPK Koja dan secepatnya membentuk Tim Merger.***

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *