Dua Tahun Pasca Merger, ini Gebrakan Pelindo Regional 2

banner 468x60

Maritim Indonesia — Dua tahun Pasca Penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang merupakan bagian dari empat tahun transformasi BUMN dalam mengelola Perusahaan plat merah membuahkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan nasional.

Sejak saat itu PT Pelindo tidak hentinya melakukan gebrakan dengan melakukan transformasi dalam beberapa aspek penting diantaranya operasi, bisnis dan komersial, teknik, serta keuangan dan sdm untuk perkembangan Perusahaan yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan.

Read More
banner 300x250

Regional Head 2 Pelindo, Drajat Sulistyo mengatakan, “Regional 2 dalam 4 Tahun Transformasi BUMN untuk Indonesia Maju telah melakukan pengembangan program transformasi dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan nasional.”

“Salah satunya adalah program transformasi operasi yang meningkatkan standarisasi pelayanan baik di kapal dan barang maupun di terminal penumpang,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, pengembangan lain yang dilakukan adalah  peningkatan fasilitas penumpang yang mencakup peningkatan level of service yang terdiri dari penataan bagasi penumpang, penataan porter, penataan pola operasi, serta implementasi autogate.

Lebih jauh dikatakan, atas semua upaya yang telah dilakukan, hasilnya cukup signifikan pada Agustus 2023, Pelindo Regional 2 mencatat adanya peningkatan trafik kapal di Regional 2 sebanyak 12% dibandingkan Agustus 2022. Selain kenaikan trafik kapal, arus penumpang juga mengalami kenaikan yang signifikan, yakni 37% yang diukur pada periode yang sama, dengan bertambahnya lebih dari 200.000 penumpang.

“Selain dari program transformasi operasi, Pelindo Regional 2 juga melakukan tranformasi di bidang bisnis dan komersial, yang berfokus pada ekspansi pasar berupa pengembangan pelayanan pemanduan dan penundaan kepada 5 TUKS di Cabang Panjang, Jambi, Banten, dan Tanjung Pandan,” jelasnya.

“Termasuk juga optimalisasi lahan dengan luas 1,03 Juta m2, serta pengembangan bisnis baru berupa pengembangan layanan Container Scanner (Hi Co Scan) yang dilakukan di Terminal Peti Kemas Internasional Tanjung Priok serta pengembangan layanan Oil Spill Boom di cabang Teluk Bayur,” ungkap Drajat.

Menurutnya, selama 2022 dan 2023, Pelindo juga telah berhasil menangani penyelesaian asset lahan bermasalah seluas 323.100 m2 di Cabang Tanjung Priok, Banten dan Teluk Bayur.

Drajat menambahkan, sejauh ini, Pelindo khususnya Regional 2 telah berkembang pesat dan terus akan berkembang dengan program transformasi yang dijalankan, didukung oleh sistem yang berjalan dengan baik, serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat penting, penerapan core value AKHLAK yang sejalan dengan Kementerian BUMN pun tertanam di masing-masing pegawai Pelindo Regioal 2.

“Dengan diterapkannya core value AKHLAK yang sejalan dengan Kementerian BUMN, aspek Sumber Daya Manusia (SDM) pun meningkat sebesar 44%,” tambahnya.

Selain dari program transformasinya, lanjut Drajat, Pelindo juga telah meraih banyak sertifikasi dan penghargaan. Dalam periode 2021-2022, Regional 2 tercatat telah memiliki penghargaan sebanyak 18 SNI Awards beserta dengan 5 sertifikasi termasuk dengan sertifikasi ISPS Code Sistem Manajemen Keamanan Pelabuhan.

“Untuk rencana kedepannya, Pelindo memiliki beberapa rencana termasuk berkolaborasi dengan Pelindo Group dan Stakeholder, serta terus melanjutkan program transformasi yang berpedoman pada core value AKHLAK untuk membawa Indonesia terus maju,” pungkas Drajat. (idj)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *