Dirut Gunta Prabawa : Pastikan Aktifitas di Dermaga JICT Berjalan Normal Dan Kondusif

  • Whatsapp

Jakarta, Maritim Indonesia — Menyusul ditemukannya 2 WNI warga Depok Jawa Barat yang terdeteksi positif terjangkit Virus Corona (Covid-19), pada Senin (2/3) lalu, tiba-tiba, Jumat (6/3), beredar issue di medsos, bahwa ada kru kapal asing, yaitu kapal CMA-CGM yang bersandar di dermaga terminal peti kemas JICT (Jakarta International Container Terminal) Tanjung Priok, yang telah terjangkit virus corona, issue tersebut spontan viral dan menggemparkan warga. Berita telah masuk dan merebaknya Corona Virus di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, berakibat sangat meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat.

Namun hal itu dinyatakan hanya berita hoax dan tidak benar. Para pihak terkait dan berkompeten, yakni pihak Syahbandar, KKP, Dirjen Perhubungan Laut (Kemenhub), dan pihak Managemen CMA-CGM, telah melakukan investigasi dan pemeriksaan sesuai ketentuan dan prosedur, kemudian langsung memberikan klarifikasi, agar issue yang tidak benar tersebut tidak berkembang lebih jauh dan meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, berita yang beredar di medsos, tentang kru kapal CMA-CGM dibawa ke Rumah Sakit, karena mengalami demam dan di duga terpapar virus corona. Namun faktanya, Kru kapal tersebut dibawa ke Rumah Sakit Port Medical Centre, dan setelah menjalani pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan dalam kondisi sehat, baik dan normal.

“Tidak ada bukti bahwa yang bersangkutan terpapar virus corona,” tegas Direktur Utama PT JICT, Gunta Prabawa, melalui pernyataan tertulisnya, Jumat (6/3).

Gunta menambahkan, Kru kapal yang dibawa kerumah sakit merupakan kapten kapal pengganti, yang akan mulai bertugas di kapal pada hari itu juga.

“Beliau bukan kapten kapal yang membawa kapal masuk ke Indonesia, dan sebelum masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok beliau datang ke Indonesia dengan menaiki pesawat dalam keadaan sehat,” jelas Gunta.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa saat ini kondisi di Dermaga JICT dalam keadaan normal dan kondusif. Seluruh pekerja kapal seperti tallyman dan TKBM sudah kembali bekerja seperti biasa. Pelayanan kapal yang sempat terhenti karena adanya pemeriksaan, telah kembali bekerja sejak pukul 16.00 dan akan selesai bekerja pada pukul 22.00 malam dan dapat meninggalkan JICT karena sudah mendapat SIB atau Surat Ijin Berlayar.

Gunta memastikan, seluruh prosedur terus dijalankan, termasuk tidak mengijinkan kru kapal untuk turun ke pelabuhan setelah kapal sandar. Dan Seluruh petugas telah dilengkapi dengan sarung tangan dan masker pelindung. JICT akan terus berkoordinasi dengan seluruh institusi dan instansi terkait agar situasi tetap kondusif.

“Dimohon kepada seluruh pihak untuk tetap tenang. Kita semua perlu waspada namun tidak panik. Tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Dan yang paling penting tidak menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan,” pungkas Gunta Prabawa.

(Ire Djafar)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.