Dirpolair Korpolairud Ajak Unsur Maritim Bersinergi Wujudkan Keamanan Dan Keselamatan Di Laut

  • Whatsapp

Jakarta, Maritim Indonesia — Komunikasi dan koordinasi menjadi hal yang sangat penting guna menunjang keberhasilan sebuah institusi atau lembaga dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Banyak cara untuk membangun komunikasi antar pimpinan sebuah institusi atau lembaga, salah satunya adalah dengan menggelar kegiatan coffee morning.

“Kegiatan coffee morning ini kita selenggarakan tentunya bertujuan untuk saling sharing atau bertukar informasi, diskusi dan pemikiran positif, koordinasi dan juga silaturahmi sesama instansi kemaritiman,” ujar Dirpolair Korpolairud, dalam sambutannya, di acara coffee morning yang di gelar Ditpolair Korpolairud untuk kedua kalinya di tahun 2019 ini, di gedung Mako Ditpolair Korpolairud Jakarta, Rabu (18/12).

Lebih lanjut Brigjen Makhruzi mengatakan bahwa penanganan pelaku tindak pidana maupun pelanggaran di laut dengan berbagai modusnya membutuhkan kerjasama dan sinergi semua pihak. Menurutnya, koordinasi itu menjadi sangat penting untuk dilakukan, walaupun koordinasi itu mudah untuk diucapkan namun hal itu sulit untuk dilakukan atau dikerjakan. Untuk itu dibutuhkan sarana atau kegiatan dalam menjalin koordinasi dengan berbagai kegiatan, diantaranya adalah dengan mengadakan coffee morning ini.

Kegiatan yang berlangsung selama hampir 3 jam tersebut juga diisi dengan diskusi yang membahas beberapa point antara lain, terkait bidang keamanan dan keselamatan laut menghadapi libur Natal dan tahun baru 2020 serta menghasilkan beberapa rencana kesepakatan kerjasama kemaritiman.

“Kegiatan coffee morning merupakan suatu hal yang positif juga menjadi wadah untuk kita saling berdiskusi, membahas progress serta mencari solusi dari berbagai masalah yang menjadi hambatan dalam pencapaian target kinerja di bidang maritim”, ujar Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta, S.H., M.M.,M.Mar.

Sementara Direktur KPLP Ditjen Hubla Kemenhub mengatakan bahwa untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan di laut tentu tidak bisa dilakukan oleh hanya satu institusi saja.

“Negara Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia. Luasnya wilayah perairan yang harus dijaga dan diawasi setiap saat, itu membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak. Maka dari itu dibutuhkan koordinasi dan sinergi yang baik dari seluruh stake holder kemaritiman yang ada guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah perairan Indonesia ini”, ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, Dirpolair Korpolairud Brigjen Pol. Makhruzi Rahman, S.IK., M.H., Dirpoludara, Para Pejabat Utama Korpolairud, Pejabat Utama Ditpolair dan Ditpoludara Korpolairud, Analis Kebijakan dan beberapa stake holder maritim antara lain Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Tj. Priok, Direktur KPLP Ditjen Hubla Kemenhub, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe A Tj. Priok, Kepala Imigrasi Kelas 1 Jakarta Utara, IPC Tj. Priok dan beberapa komunitas maritim lainnya.

Pantauan Humas Ditpolair Korpolairud Mabes kegiatan coffee morning berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa point kesepakatan.

(Ire Djafar)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.