Berkontribusi Dukung Peran Tol Laut, IPC Logistic Terima Penghargaan

  • Whatsapp

Kepulauan Anambas, Maritim Indonesia — Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan kapal Tol Laut yang merupakan salah satu fasilitas distribusi barang, Bupati Kepulauan Anambas melaksanakan FGD (Focus Group Discusion), yang di gelar di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Anambas, Jumat (20/12).

FGD yang digagas oleh Abdul Haris, Bupati Kepulauan Anambas tersebut, dihadiri oleh para pemangku kepentingan antara lain dari Disperindag, Disnaker, BMKG, Unsur TNI & Polri, Pengelola TKBM, termasuk juga pengguna jasa.

IPC Logistic/PT Multi Terminal Indonesia, juga tampak hadir, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh David P. Sirait Direktur Operasi, Sucahyo SM Marketing & Customer Care, serta Lismawati Manager Tol Laut FF Regional 1.

Peran Pemerintah Kabupaten Anambas dalam menggerakkan perdagangan melalui pemanfaatan kapal Tol Laut semakin terlihat peningkatannya. Hal ini dibuktikan dengan capaian produksi komoditas yang terus bertambah yang diangkut menggunakan kapal Tol Laut yang menyinggahi Pelabuhan Tarempa untuk melakukan kegiatan bongkar muat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Anambas terus mengupayakan untuk meningkatkan muatan balikan dari hasil perkebunan antara lain Kopra, Pala, Cengkeh serta hasil laut yaitu Ikan, Gurita dan Cumi. Untuk itu kami sangat berharap IPC Logistic dapat terus memberikan dukungan kontribusi dalam pelaksanaan distribusi barang di Kepulauan Anambas,” ujar Abdul Haris saat memberi sambutan pada pembukaan FGD.

Optimisme para pelaku usaha semakin terlihat dengan keseriusan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Anambas serta Disperindag dalam menghadirkan kapal Tol Laut secara reguler, termasuk memastikan kelancaran arus barang yang akan didistribusikan ke pasar di Kepulauan Anambas ini.

“Untuk pelaksanaan bongkar barang dari kontainer kiranya dapat ditambah jumlah buruh TKBM yang dialokasikan setiap kegiatan sehingga lebih cepat barang kami terima,” ungkap Hadi salah satu pengguna jasa kapal Tol Laut.

Dalam FGD tersebut beberapa permasalahan lainnya diungkap seperti masih diperlukannya fasilitas dermaga dan lapangan penumpukan petikemas yang cukup memadai untuk mendukung percepatan bongkar muat, hal ini mengingat saat ini kondisi dermaga memang tidak dirancang untuk dapat menampung petikemas dalam jumlah yang banyak. Selain itu, pembatasan jam kerja serta ketersediaan buruh TKBM termasuk tarif jasa buruh juga masih dikeluhkan oleh pengguna jasa.

Delegasi IPC Logistic yang dalam FGD tersebut diberikan kesempatan untuk sharing experience menyampaikan masukan-masukan yang dapat diimplementasikan dalam upaya lebih mengoptimalkan kinerja distribusi barang yang melalui kapal Tol Laut.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Anambas juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Manajemen IPC Logistic atas kontribusinya mendukung program Tol Laut khususnya dalam distribusi barang yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat di Kepulauan Anambas. (Ire Djafar)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.